instagram

@soratemplates

Wednesday, June 30, 2021

Tak Sabar Menanti Teknologi 5G

 


Ready to change? Setelah beberapa tahun yang lalu dunia internet dihebohkan dengan kehadiran jaringan 4G maka sebentar lagi 5G akan lebih banyak dicari. Jaringan 4G itu sendiri adalah generasi keempat dari pengembangan teknologi telepon seluler setelah munculnya 2G dan 3G. 4G yang berarti fourth generation technology digunakan pada beberapa perlengkapan eleketronik salah satunya pada smartphone.

Sedangkan, 5G itu sendiri hadir  setelah 4G atau biasa disebut jaringan kelima pengembangan teknologi telepon seluler. 5G menawarkan kelebihan dari 4G yang berupa kecepatan berinternet yang lebih ngebut. Kecepatannya bukan main-main, kecepatn 5G digadang-gadang memliliki kecepatan data 10 sampai 100 kali lebih ngebut dibanding jaringan 4G.

Agar dapat mengikuti perkembangan teknologi yang semakin hari dituntut untuk lebih baik, Smartfren tak ingin ketinggalan. Pengujian 5G tahap kedua telah dilaksanakan oleh Smartfren yang bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Pengujian tersebut dilakukan untuk menguji teknologi telekomunikasi terbaru beserta kinerjanya. Skenerio uji coba berbagai perangkat dengan ujicoba pemutaran video 360, Virtual Reality (VR), Augmented Reality (AU), VR Game serta Modem WiFi (pada Smartfren lebih dikenal dengan MiFi).

Beberapa tahun sebelumnya, pada tahun 2019, Smartfren telah melakukan pengujian 5G untuk pertama kali. Dengan penggunaan frekuensi 28 GHz di Marunda, Jawa Barat. Kecepatan pengujian terseut tembus hingga 8,7 Gbps. Pengujian tersebut dengan menggunakan skenario 5G sebagai pengendalian jalur logistik pengiriman barang dan juga aplikasi pemeliharaan peralatan produksi. Pengujiannya dilakukan di restricted area dengan drone dan teknik Virtual Reality (VR).

Pembukaan acara 5G Trial  Kominfo tahap ke dua. digelar pada Kamis, 17 Juni 2021 di Jakarta. Acara inipun dilakukan melalui aplikasi zoom. Direktur Standardisasi Perangkat Pos dan Informatika Kominfo, Mulyadi, S.T., M.T. mengemukakan bahwa uji coba tersebut memiliki tujuan melihat seberapa efektif penggunaan frekuensi tinggi untuk layanan 5G. Mulyadi menambahkan dengan uji coba tersebut juga dapat mendorong inisiatif ekosistem baru, use case baru, atau aplikasi layanan baru yang bisa digunakan di layanan 5G.

ZTE dan Qualcomm mendukung acara uji coba 5G ini. Hasil pengujian pada Galeri Smartfren yang ada di Jl. Sabang Jakarta Pusat menunjukkan hasil yang memuaskan. Kecepatannya lebih dari 1,8 Gbps pada modem dan MiFi dan 5G yang merupakan perangkat Customer Premise Equipment (CPE).

Pengujian tersebut dilakukan dengan cara Menghubungkan headset VR dan AR menggunakan MiFi. Setelah itu dilakukan penayangan video VR Wonderful Indonesia yang dimiliki Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Nampak pada pengujian tersebut, video yang ditayangkan sangat lancar. Streaming game VR dengan menggunakan laptop gaming dan penggunaan headset AR menjalankan perintah dengan pengunaan koneksi 5G.

Warren Huang yang merupakan Chief Marketing Officer ZTE Indonesia dan Shannedy Ong yang merupakan Managing Director Qualcomm Indonesia menyambut baik kehadiran 5G pada Smartfen. 5G dipercayai dapat menciptakan inovasi dan pengembangan yang semakin baik.

Walaupun jauh di Aceh, saya juga mengikuti acara 5G Trial Kominfo yang bekerja sama dengan Smartfren dengan menggunakan aplikasi zoom. Bagi yang tidak sempat ikut acara tersebut tidak perlu bersedih karena bisa dilihat melalui klik link DI SINI.  Saya sudah tak sabar dan ikut penasaran teknologi 5G ini bisa masuk ke Aceh. Tentu hal ini dapat membantu pekerjaan saya yang membutuhkan internet yang lebih ngebut lagi dibandingkan 4G yang saya gunakan. Ah, tak sabar.

 

No comments:

Post a Comment