instagram

@soratemplates

Monday, February 25, 2019

2019 NEP Kembali

2:31 AM 0 Comments
NEP, Niyaz Empowering People adalah program yang saya buat untuk memberdayakan orang-orang di sekitar dalam  beberapa bidang keahlian. Program NEP sejauh ini belum ada campur tangan pihak luar dalam hal pendanaan atau yang lainnya. Seperti yang banyak dipertanyakan beberapa orang yang penasaran dengan program ini.

Program ini saya buat atas inisiatif pribadi, dengan tujuan sedekah keahlian dalam bentuk pelatihan. Minat dan kemampuan saya salah satunya di bidang menjahit dan kerajinan tangan maka yang saya lakukan di awal-awal terbentuknya NEP adalah memberikan pelatihan di bidang ini. 

Saya mencoba untuk mengajarkan beberapa keahlian menjahit dan kerajinan tangan dengan dasar-dasar pengerjaan yang bisa dilakukan oleh para pemula yang mau mencoba keahlian di bidang ini. Saya fikir, perempuan-perempuan tidak ada salahnya untuk mempunyai keahlian di bidang ini. Barang-barang yang dihasilkan dari menjahit dan kerajinan tangan lainnya bukan hanya dapat dijual tapi keahlian tersebut bisa digunakan untuk bebeberapa hal yang dibutuhkan dalam rumah tangga. Bisa menghemat dan syukur kalau bisa menambah penghasilan. Jalan hidup seseorang pun tidak pernah bisa ditebak, oleh karena itu perempuan harus punya keahlian yang  kelak bisa dimanfaatkan yang bisa mendukung perekonomian.

Banyak dari peserta NEP minat di bidang ini luar biasa, semangatnya tinggi walaupun mereka mengakui sebelumnya belum pernah bisa menjahit, merajut atau membuat pernak pernik kerajinan tangan lainnya. Bagi saya pribadi, minat yang serius justru dapat menjadi modal utama untuk mempelajari satu hal.

NEP ini mulai berjalan pada tahun 2017. Sempat lama terhenti di 2018, dan di tahun 2019 NEP kembali hadir. Rencananya tahun ini saya tekankan di bidang jahit dengan memberikan pelatihan gratis menjahit sederhana bagi pemula khususnya bagi orang-orang yang belum pernah memegang mesin jahit sama sekali.

Semoga program ini membawa keberkahan untuk semua. Aamiin

Selamat datang 2019, selamat datang semangat berkarya yang mudah-mudahan bertambah baik dibandingkan tahun sebelumnya.

  

Sunday, February 3, 2019

Cara Belajar Mengenal Huruf dan Menyusun Kalimat Ala Ghaissan

12:29 AM 0 Comments
Ghaissan akan memulai babak baru dalam hidupnya yaitu memasuki dunia Sekolah Dasar (SD). Sudah menjadi rahasia umum, kisi-kisi dari test masuk SD di beberapa tempat di antaranya adalah test baca dan menulis. Suka tidak suka, mau tidak mau, setelah mereka memasuki masa Taman Kanak-kanak tuntutannya seperti itu, kalaupun meng-unschool-kan anak rasanya saya masih belum sanggup, dan memilih untuk melanjutkan pendidikan Ghaissan di sekolah formal. 

Oleh karena itu, memasuki semester kedua ini, saya cukup menaruh perhatian perkembangan kemampuan Ghaissan untuk point ini. Di semester pertama, saya cenderung agak santai tentang kemampuan membaca dan berhitung Ghaissan. Biarlah ia menikmati adaptasi terhadap sekolahnya dan teman-temannya (karena saya memasukkan Ghaissan langsung di TK B), biar ia menikmati betul keceriaan dan semangat memasuki TK. Namun, sesekali saya mengenalkan ia  dengan beberapa huruf.



Kembali lagi ke masalah belajar huruf dan menyusun kalimat ini, saya membelikan Ghaissan buku aktivitas yang di dalamnya ada gambar yang harus diwarnai, di bawahnya ia harus membuat satu kata benda yang ia warnai tadi dengan menyambungkan titik-titik yang ada. luar biassa bosannya dia,  belum juga ia menyelesaikan baris kedua, langsung teriak capek, gak suka dsb. Walaupun ia tuntaskan tugas yang saya berikan, namun dengan sangat terpaksa.

Ia mengambil satu kertas kosong lalu mulai menggambar sesuatu yang amat ia sukai, yaitu rumah. Dari dulu ia selalu tertarik dengan hal-hal yang berhubungan dengan bangunan. Setelah itu dia menggambar beberapa orang. Dia bilang ke saya, agar saya mau membantunya untuk membuat susunan kata seperti komik. Saya yang menulis lalu dia yang membuat ide cerita. sesekali, saya benarkan apabila susunan kalimatnya kacau hihi.

Setelah itu, dia ingin gambar (atau ia menyebutnya komik) yang ia buat ia kasih judul besar-besar. Saya lalu menyuruh Ghaissan sendiri yang menuliskannya lalu saya menyebutkan huruf-huruf agar tersusun kalimat yang ia maksud. hampir semua huruf ia bisa kuasai hanya saja ada beberapa yang terbalik. Hal ini ternyata efektif, ia semangat sekali dan katanya senang bisa membuat komik bareng-bareng Bunda. Kesenangan dalam belajar ini biasanya nempel di otaknya lebih lama. Yang penting konsisten ya Ghaissan.

Cerita Ghaissan dan Bunda : "Pulang Kampung"


Yuk Ibu, jika punya anak dengan tipe seperti Ghaissan, mungkin hal ini bisa dicoba.