instagram

@soratemplates

Monday, December 4, 2017

Mainan Edukasi Anak, di Hari Raya.

3:12 PM 0 Comments
Aduh jadi pengen ketawa, kenapa judulnya ky begini. Aku buat mainan edukasi anak yang bisa dikategorikan  DIY alat bantu belajar anak. Dikarenakan yang pertama karena aku diamanahi sebagai PJ sentra persiapan komunitas Home Education Aceh yang aku ikuti (sebenarnya bukan aku sih, tapi kami.. iya kan menyangkut orang tua dan anak-anak juga). nah acara HEA ini Ghaissan dan Qaysarah nyebutnya hari baby shark. Kenapa? karena mereka ngarep banget di acara ini bisa senam baby shark. Terwujud memang, di awal pembukaan acara ini dimulai dengan senam baby shark, lalu setelahnya 'hari raya' buat mereka. 💟
Tugas mereka adalah main apa saja yang telah disiapkan bunda-bunda kece di HEA.
Nah berikut ini adalah permainan yang aku sadur dari permainan yang pernah aku baca dan aku modif.


1. Abjad Memori Games
    Ini terinspirasi dari permainan mengingat simbol atau binatang pada permainan zaman aku kecil dulu. Jadi Anak hanya memiliki dua kesempatan sekali waktu untuk membalikkan dua lingkaran untuk menemukan huruf yang sama. Permainan ini tujuannya mengstimulasi daya ingat anak. Setelah dua kali lingkaran yang dibuka akan ditutup kembali. Lalu setelahnya ada dua kali membuka dalam satu kesempatan yang lai,  hingga kartunya terbuka semua.

2. ES Krim Warna
    Sebagian besar anak-anak menyukai eskrim, dari balita sampai emak-emak kaya kita orang ini demen banget es krim kan.. Nah di permainan ini tiap anak mencocokkan warna es krimnya dengan stik... Tapi saking menariknya warna sampe ada yang mau makan lho.. hihi

Jangan dimakan esnya yang bang Mufid
 3. Pancing ikan Abjad dan Angka
Di gambar 3 ini gunanya untuk memancing ikan dan angka. Anak diminta untuk menyebutkan huruf atau angka apa yang mereka peroleh. Cara membuatnya cukup dengan membuat gambar ikan dan juga menyematkan klip kertas di ikan tersebut, dengan tujuan agar bisa tertarik oleh magnet yang ada di pancingan.

4. Sumur Bentuk
Ini permainan cocok mulai untuk anak bayi asal penuh pengawasan para bunda agar tidak dimakan. Jadi cara membuat permainan ini yaitu membuat bentuk tiga dimensi menyerupai sumur bentuk, misalnya seperti lingkaran, segitiga atau persegi. Nah anak juga bisa sekalian belajar bentuk kecil dan bentuk besar juga sekaligus belajar warna.


Permainan Memancing Abjad Angka dan Sumur Bentuk
5. Kerang Hijaiyah
Ini salah satu islamic fun learning, bagi anak-anak yang sudah mulai mengenal huruf-huruf hijaiyah. Kalau menggunakan metode iqro' ini dikhususkan anak yang sudah pernah membaca iqro jilid 1 dan 2. cara membuatnya cukup dengan membuat gambar kerang-kerang yang itulisi huruf hijaiyah. Juga dengan satu buku soal. Nah anak-anak disini mencari kerang-kerang hijaiyah di dalam pasir yang sesuai dengan buku soal tadi, lalu menaruhnya di buku soal. Bagi anak-anak yang menyukai permainan ubek-ubek pasir ini sangat menyenangkan sekali. hihi
saking serunya, yang ngajarin sampe maju bibirnya melebihi hidung hihi.

6. Mobil Huruf 
Aduh, mobil ini copot ban di tengah jalan raya, tolong dong bantuin Bunda. Anak-anak mencari ban yang sesuai . kesesuaian ini berkaitan dengan huruf besar dan huruf kecil yang sesuai. Contohnya. mencari ban dengan Abjad A dan a.

7. Permainan lain 
Saat itu, kami yang di sentra persiapan menyiapkan permaiann lain di antaranya flanel jari hitung (sayang ya bun Dian permainannya, gak kefoto lupa, pun susah megang hp) dan juga bola warna.
Nah untuk bola warna ini simple aja.Iini memanfaatkan ring basket yang sudah ada. Memasukan warna bola sesuai dengan warna yang ada di ring tersebut.



Selamat mencoba ya Bunda-bunda, semoga terinspirasi. Terima kasih kepada bunda-bunda di sentra persiapan atas kerjasamanya, Bunda Dian, Bunda Ika, dan Bunda Nurul. Terimakasih kepada tim inti HEA dan juga teman-teman di sentra olah tubuh, bakat alam, dan juga seni.

nah acara ini nih, yang bikin anak-anak gagal move on wakakak.. iya karena hari tersebut layaknya hari raya bagi mereka. 

foto by: Firah, Bunda Mira, Bunda Fiza

Saturday, December 2, 2017

Tutorial Jilbab Anak Non Pet Antem, Mendadak Merah

6:18 PM 0 Comments
Bukan-bukan mendadak dangdut.. Kenapa  judulnya harus tutorial jilbab anak mendadak merah ini tentulah ada asal muasalnya hihi.. Kebetulan ada sepupu Ghaissan yang ulang tahun siang itu, dari pagi galau aja mau ngasih kado apaan, ada sih di toko. Tapi inget dulu rasanya ada janji mau bikin jilbab. Pas kebetulan ada bahan yang pas banget buat jilbab. Lupa namanya. Seperti katun tapi agak strech gitu. Sambil buat jilbab sambil cekrek cekrek untuk bikin tutorial jilbab anak. Yuk, silahkan yang mau nyimak 👧


1. Potong ukuran jilbab yang biasa dipakai anak, kalau yang aku buat judulnya mengira-ngira. hehe. Polanya juga emang gak ada. Untuk jilbab anak biasanya aku langsung kreek kreek gunting di atas jilbab. mungkin ini karena faktor kebiasaan ya, saking seringnya bikin jilbab anak...hehe.
Selanjutnya  buat persegi panjang dengan lebar kira 3,5 cm. Panjangnya mengikuti panjang dari dagu bertemu lagi ke dagu. Aku juga nyiapin beberapa  potog kecil rempel. Yang Perlu diingat bahwa, saat memotong rempel. gunakan perumusan. panjang kerung bawah jilbab + (jumlah lipit x lebar lipit)+kampuh.  contohnya, panjang kerung  bawah jilbab (120cm ) + (20 lipit  x 2 cm setiap lipit) + kampuh kiri kanan 4cm . Jadi kita potong panjang untuk renda lipitnya 164 cm. Bagaiamana kalau panjang bahan tidak cukup? Ya seperti yang  saya buat beberapa kali, lalu nanti tinggal di beri  kampuh kanan kiri untuk menyambungkan.
2. Potong kain kerah/vislin/kain pelapis berlem (jangan yang terlalu kaku, yang tipis saja). Dengan panjang yang sama untuk persegi panjang yang telah kita buat (yang tadi lebarnya berukuran 3, 5cm), untuk lebar buat hanya 3 cm.
Lekatkan kain vislin tersebut dengan menyetrikanya di bagian dalam kain persegi panjang.  Tips agar kain vislin tidak melebar. Cara menyetrikanya yaitu ke atas dan ke bawah. Tidak disetrika maju mundur, kecuali setelah kain vislin melekat ke kain persegi panjang tersebut.
3. Tampilannya seperti gambar di atas. jadi ada setengah cm sisa kain yang tidak terkena vislin. Ini gunanya untuk kampuh.
4. Jahit bagian kampuh tersebut kebagian dalam. ini berguna ketika persegi panjang berlapis vislin ini mudah dikjahit tindis selanjutnya.
5. Lekatkan kain bagus jilbab bertemu dengan kain bagus persegi panjang. Jadi lapisan vislin tadi menghaap aku yah, lalu jahit
6. Buka lalu balikkan ke belakang.
7. Jahit tindis dari kain bagus bagian dasar jilbab. Jahit tindis bebererapa baris. Sampai ke ujung bagian akhir.
8. Aku buat jahit tindis dengan beberapa variasi ada yang model jahit biasa ataupun zigzag.
9. Setelah dijahit. Balik. Lekatkan bagian bawah ke bagian dagu bertemu dagu. rapikan sampai bawah. kasih pentul. Jahit seperti ini

Sisa dari jahitan tadi bisa diobras
10. balikkan jilbab dan jilbab tersebut akan menjadi seperti nomor 10 di gambar atas.

11. Ambil kain untuk renda lipit tadi.. Lekatkan pada bagian bawah jilbab yang telah jadi. Tips dari aku, sebelum dilekatkan beri tanda tepat ditengah bagian visilin tersebut. dan juga beri tanda tepat ditengah bagian dasar jilbab tersebut, hal ini berguna agar jilbab setelah disatukan tidak panjang sebelah.  Pentuli pada bagian lipitan. jahit melingkar.
12. Bagian bawah bisa di neci/sersak/menggunakan sepatu kelim ukuran kecil seperti yang saya lakukan.
13. Balikkan dan akan jadi seperti ini.
14. Untuk mempermanis. jahit  renda bagian sambungan lipitan tesebut.
15. Jilbab non pet antem, siap digunakan.

Tutorial ini berlaku untuk jilbab dewasa juga ya hanya saja perlu dicermati ukuran bagian antemnya dan bagian utama jilbab. Dibuat lebih besar.

Selamat mencoba.👌