instagram

@soratemplates

Monday, December 4, 2017

Mainan Edukasi Anak, di Hari Raya.

3:12 PM 0 Comments
Aduh jadi pengen ketawa, kenapa judulnya ky begini. Aku buat mainan edukasi anak yang bisa dikategorikan  DIY alat bantu belajar anak. Dikarenakan yang pertama karena aku diamanahi sebagai PJ sentra persiapan komunitas Home Education Aceh yang aku ikuti (sebenarnya bukan aku sih, tapi kami.. iya kan menyangkut orang tua dan anak-anak juga). nah acara HEA ini Ghaissan dan Qaysarah nyebutnya hari baby shark. Kenapa? karena mereka ngarep banget di acara ini bisa senam baby shark. Terwujud memang, di awal pembukaan acara ini dimulai dengan senam baby shark, lalu setelahnya 'hari raya' buat mereka. ūüíü
Tugas mereka adalah main apa saja yang telah disiapkan bunda-bunda kece di HEA.
Nah berikut ini adalah permainan yang aku sadur dari permainan yang pernah aku baca dan aku modif.


1. Abjad Memori Games
    Ini terinspirasi dari permainan mengingat simbol atau binatang pada permainan zaman aku kecil dulu. Jadi Anak hanya memiliki dua kesempatan sekali waktu untuk membalikkan dua lingkaran untuk menemukan huruf yang sama. Permainan ini tujuannya mengstimulasi daya ingat anak. Setelah dua kali lingkaran yang dibuka akan ditutup kembali. Lalu setelahnya ada dua kali membuka dalam satu kesempatan yang lai,  hingga kartunya terbuka semua.

2. ES Krim Warna
    Sebagian besar anak-anak menyukai eskrim, dari balita sampai emak-emak kaya kita orang ini demen banget es krim kan.. Nah di permainan ini tiap anak mencocokkan warna es krimnya dengan stik... Tapi saking menariknya warna sampe ada yang mau makan lho.. hihi

Jangan dimakan esnya yang bang Mufid
 3. Pancing ikan Abjad dan Angka
Di gambar 3 ini gunanya untuk memancing ikan dan angka. Anak diminta untuk menyebutkan huruf atau angka apa yang mereka peroleh. Cara membuatnya cukup dengan membuat gambar ikan dan juga menyematkan klip kertas di ikan tersebut, dengan tujuan agar bisa tertarik oleh magnet yang ada di pancingan.

4. Sumur Bentuk
Ini permainan cocok mulai untuk anak bayi asal penuh pengawasan para bunda agar tidak dimakan. Jadi cara membuat permainan ini yaitu membuat bentuk tiga dimensi menyerupai sumur bentuk, misalnya seperti lingkaran, segitiga atau persegi. Nah anak juga bisa sekalian belajar bentuk kecil dan bentuk besar juga sekaligus belajar warna.


Permainan Memancing Abjad Angka dan Sumur Bentuk
5. Kerang Hijaiyah
Ini salah satu islamic fun learning, bagi anak-anak yang sudah mulai mengenal huruf-huruf hijaiyah. Kalau menggunakan metode iqro' ini dikhususkan anak yang sudah pernah membaca iqro jilid 1 dan 2. cara membuatnya cukup dengan membuat gambar kerang-kerang yang itulisi huruf hijaiyah. Juga dengan satu buku soal. Nah anak-anak disini mencari kerang-kerang hijaiyah di dalam pasir yang sesuai dengan buku soal tadi, lalu menaruhnya di buku soal. Bagi anak-anak yang menyukai permainan ubek-ubek pasir ini sangat menyenangkan sekali. hihi
saking serunya, yang ngajarin sampe maju bibirnya melebihi hidung hihi.

6. Mobil Huruf 
Aduh, mobil ini copot ban di tengah jalan raya, tolong dong bantuin Bunda. Anak-anak mencari ban yang sesuai . kesesuaian ini berkaitan dengan huruf besar dan huruf kecil yang sesuai. Contohnya. mencari ban dengan Abjad A dan a.

7. Permainan lain 
Saat itu, kami yang di sentra persiapan menyiapkan permaiann lain di antaranya flanel jari hitung (sayang ya bun Dian permainannya, gak kefoto lupa, pun susah megang hp) dan juga bola warna.
Nah untuk bola warna ini simple aja.Iini memanfaatkan ring basket yang sudah ada. Memasukan warna bola sesuai dengan warna yang ada di ring tersebut.



Selamat mencoba ya Bunda-bunda, semoga terinspirasi. Terima kasih kepada bunda-bunda di sentra persiapan atas kerjasamanya, Bunda Dian, Bunda Ika, dan Bunda Nurul. Terimakasih kepada tim inti HEA dan juga teman-teman di sentra olah tubuh, bakat alam, dan juga seni.

nah acara ini nih, yang bikin anak-anak gagal move on wakakak.. iya karena hari tersebut layaknya hari raya bagi mereka. 

foto by: Firah, Bunda Mira, Bunda Fiza

Saturday, December 2, 2017

Tutorial Jilbab Anak Non Pet Antem, Mendadak Merah

6:18 PM 0 Comments
Bukan-bukan mendadak dangdut.. Kenapa  judulnya harus tutorial jilbab anak mendadak merah ini tentulah ada asal muasalnya hihi.. Kebetulan ada sepupu Ghaissan yang ulang tahun siang itu, dari pagi galau aja mau ngasih kado apaan, ada sih di toko. Tapi inget dulu rasanya ada janji mau bikin jilbab. Pas kebetulan ada bahan yang pas banget buat jilbab. Lupa namanya. Seperti katun tapi agak strech gitu. Sambil buat jilbab sambil cekrek cekrek untuk bikin tutorial jilbab anak. Yuk, silahkan yang mau nyimak ūüĎß


1. Potong ukuran jilbab yang biasa dipakai anak, kalau yang aku buat judulnya mengira-ngira. hehe. Polanya juga emang gak ada. Untuk jilbab anak biasanya aku langsung kreek kreek gunting di atas jilbab. mungkin ini karena faktor kebiasaan ya, saking seringnya bikin jilbab anak...hehe.
Selanjutnya  buat persegi panjang dengan lebar kira 3,5 cm. Panjangnya mengikuti panjang dari dagu bertemu lagi ke dagu. Aku juga nyiapin beberapa  potog kecil rempel. Yang Perlu diingat bahwa, saat memotong rempel. gunakan perumusan. panjang kerung bawah jilbab + (jumlah lipit x lebar lipit)+kampuh.  contohnya, panjang kerung  bawah jilbab (120cm ) + (20 lipit  x 2 cm setiap lipit) + kampuh kiri kanan 4cm . Jadi kita potong panjang untuk renda lipitnya 164 cm. Bagaiamana kalau panjang bahan tidak cukup? Ya seperti yang  saya buat beberapa kali, lalu nanti tinggal di beri  kampuh kanan kiri untuk menyambungkan.
2. Potong kain kerah/vislin/kain pelapis berlem (jangan yang terlalu kaku, yang tipis saja). Dengan panjang yang sama untuk persegi panjang yang telah kita buat (yang tadi lebarnya berukuran 3, 5cm), untuk lebar buat hanya 3 cm.
Lekatkan kain vislin tersebut dengan menyetrikanya di bagian dalam kain persegi panjang.  Tips agar kain vislin tidak melebar. Cara menyetrikanya yaitu ke atas dan ke bawah. Tidak disetrika maju mundur, kecuali setelah kain vislin melekat ke kain persegi panjang tersebut.
3. Tampilannya seperti gambar di atas. jadi ada setengah cm sisa kain yang tidak terkena vislin. Ini gunanya untuk kampuh.
4. Jahit bagian kampuh tersebut kebagian dalam. ini berguna ketika persegi panjang berlapis vislin ini mudah dikjahit tindis selanjutnya.
5. Lekatkan kain bagus jilbab bertemu dengan kain bagus persegi panjang. Jadi lapisan vislin tadi menghaap aku yah, lalu jahit
6. Buka lalu balikkan ke belakang.
7. Jahit tindis dari kain bagus bagian dasar jilbab. Jahit tindis bebererapa baris. Sampai ke ujung bagian akhir.
8. Aku buat jahit tindis dengan beberapa variasi ada yang model jahit biasa ataupun zigzag.
9. Setelah dijahit. Balik. Lekatkan bagian bawah ke bagian dagu bertemu dagu. rapikan sampai bawah. kasih pentul. Jahit seperti ini

Sisa dari jahitan tadi bisa diobras
10. balikkan jilbab dan jilbab tersebut akan menjadi seperti nomor 10 di gambar atas.

11. Ambil kain untuk renda lipit tadi.. Lekatkan pada bagian bawah jilbab yang telah jadi. Tips dari aku, sebelum dilekatkan beri tanda tepat ditengah bagian visilin tersebut. dan juga beri tanda tepat ditengah bagian dasar jilbab tersebut, hal ini berguna agar jilbab setelah disatukan tidak panjang sebelah.  Pentuli pada bagian lipitan. jahit melingkar.
12. Bagian bawah bisa di neci/sersak/menggunakan sepatu kelim ukuran kecil seperti yang saya lakukan.
13. Balikkan dan akan jadi seperti ini.
14. Untuk mempermanis. jahit  renda bagian sambungan lipitan tesebut.
15. Jilbab non pet antem, siap digunakan.

Tutorial ini berlaku untuk jilbab dewasa juga ya hanya saja perlu dicermati ukuran bagian antemnya dan bagian utama jilbab. Dibuat lebih besar.

Selamat mencoba.ūüĎĆ


Wednesday, November 29, 2017

Grand Aceh Hotel Melekat ke-Aceh-an, Internet Baik Menebar Kebaikan.

12:15 AM 0 Comments

Zaman Now, siapa sih yang tinggal di kota besar tapi tidak tahu apa itu Internet. Zaman sekarang internet menjadi sebuah keharusan. Bak mata pisau, internet juga punya dua sisi baik itu manfaat maupun kerugian akibat konten negatif yang tersebar di Internet.

Internet_Baik yang merupakan salah satu program dari CSR (Corporate Social Responsibility) dari Telkomsel. CSR membentuk gebrakan dalam bentuk roadshow di kota-kota terpilih. Salah satunya dilaksanakan di kota Banda Aceh.

Rangkaian kegiatan yang dilakukan selama dua hari mencakup dua kegiatan inti. di hari pertama, yang dilakukan pada  tanggal 28 November 2017 adalah seminar sekaligus sosialisasi aplikasi family protect. Hari selanjutnya, 29 November 2017, Internet_baik melakukan kegiatan kepada kurang lebih 75 orang yang disebar dengan 3 tema pelatihan. di antaranya :
1. Video Maker, pelatihan membuat video pendek
2. Edukasi, mengasuh anak di era digital
3. Blogging, Cara Promosi Asik di Internet
Kegiata Workshop Bloggig, Cara Promosi Asik di Internet

Kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama bagi peserta, yakni mengenai dampak positif dan dampak negatif yang dihasilkan di era digital. manfaat ini, nantinya akan disebar ke masyarakat oleh peserta sebagai sumbangsih sosial mereka. edukasi yang dilakukan oleh Internet_Baik yang merupakan program gandengan antara Telkomsel, Kakatu, ICT Watch dan Yayasan Kita dan Buah Hati (YKBH) di simak dengan antusias oleh para peserta. Program-program kebaikan yang diusung oleh internet baik dapat di lihat di website internet baik.

Rangkaian roadshow internet baik kota Banda Aceh ini dilakukan di Grand Aceh Hotel Syariah. Grand Aceh Hotel Syariah ini memiliki beberapa kekhasan di antaranya :

1. Fasilitis Hotel Bintang Tiga.
 Fasilitas yang ditawarkan di Grand Aceh Hotel Syariah di antaranya cafe, supermarket, dan ruangan yang memadai.

Grand Aceh Hotel Syariah, Lamdom Luengbata

2. Fasilitas Seminar dan Pelatihan.
Grand Aceh Hotel Syariah di Lamdom Leungbata merupakan hotel pusat yang lebih mengkhusukan kepada kegiata seminar dan pelatihan para tamu baik itu dalam negeri maupun luar negeri. simak video berikut ini, wawancara dengan ibu Sella bagian Operasinal Grand Aceh Hotel Syariah Lamdom




Grand Aceh Hotel Syariah memiliki dua tempat, yag pertama di Lamdom Leungbata dan satu lagi di Simpang Surabaya. Perbedaan dengan Grand Aceh Hotel Syariah Simpang surabaya, di sana lebih diperuntukkan untuk tamu umum dan perseoragang (bukan Group).
Ruangan seminar dapat menampung kurang lebih 300 orang dan ada beberapa ruang seminar kecil yang lebih sering digunakan untuk pelatihan dalam jumlah peserta yang kecil (workshop). Selain itu untuk kamar yang biasa digunakan untuk penginapan para peserta seminar dan pelatihan ada yang mampu menampung 5 orang tanpa extra bed.
3. Melekatnya Ke-Aceh-an.
ada yang menarik  dari Grand Aceh Hotel Syariah ini. sesuai dengan namanya Grand Aceh hotel ini merupakan hotel yang mengedepankan kekahasan Aceh baik itu dari segi syariat dan juga makanan yang di sajikan. tamu-tamu yang menyelenggarakan acara di hotel ini diberikan menu-menu yang diselipi menu khas Aceh, seperti Asaam Keung, Plik U, Teri phep, dll.

Nah, untuk yang belum tau plik-u dan teri phep bisa request di Grand Aceh Hotel Syariah Lamdom. Silahkan hubungi Grand Aceh Hotel Syariah, Jl. Mohm. Taher No 22 Lamdom Luengbata - Banda Aceh. Telp (0651033940. atau di email : marketing_grandaceh@yahoo.com

Hotel Grand Aceh Syariah dengan teguh mempertahankan Jati Dirinya serta mendukung pemberbayaan masyarakat dengan fasilitas ruang seminar dan workshop yang beragam! Internet_baik mengajak kita agar mampu menerbitkan sebanyak-banyaknya artikel kebaikan sebagai upaya mereduksi konten-konten negatif dimesin pencarian google. Report segala SARA! Make aware of digital etiquet! think before posting dan Saring before Sharing!

Salam literasi kebaikan.

#internetbaikaceh
#internetbaik

Saturday, October 21, 2017

Kata Ghaissan : Mainan Kereta Api

3:27 PM 0 Comments
Akibat dari pertanyaan di group emak-emak Home Education Aceh, tentang salah satu anaknya yang susah untuk menuliskan huruf sesuai urutan. Plus, Ghaissan yang suka tiba-tiba males nulis nama sendiri dan ribut capek karena namanya kepanjangan. Akhirnya saya buat mainan ini yang diadaptasi dari bacaan yang pernah saya baca terkait ini dan saya modif-modif sedikit.
Jadilah permainan ini, entah apa namanya. Ghaissan bilang 'mainan kereta api' oke lah ntong, boleh juga.

Mainan kereta api ini dibuat dengan menggunakan karton-karton aneka warna. Alhamdulillah, rezeki entong.. dapet setumpuk karton-karton sisa dan masih bagus-bagus dari Pak Usman yang punya usaha fotocopy dan juga percetakan. Berhubung beliau dan istrinya tahu kami suka buat-buat mainan bocah (iya bolak balik bae ke kedai fotocopy beliau beli alat-alat tulis apa aja haha) jadi ini digratisin katanya buat anak-anak belajar.

Yuk lah kita bikin ini dia tutorialnya :






Setelah jadi, cara memainkannya hanya di geser-geser saja, sampai menemukan urutan huruf yang benar dan membentuk nama anak. setelah itu. ghaissan saya suruh untuk menulis namanya di kertas lain. Alhamdulillah metode ini sepertinya cepat dia cerna. saya ganti lagi dengan nama saya NIA. dia malah sampe inget di luar kepala. E tiba-tiba saya lihat nama saya tertulis dengan spidol hitam pekat di dinding toko di antara baju baju yang terpajang. Baiklah entong, kagak ngapa-ngapa yang penting ntong belajar dan jangan banyak-banyak nyoret di dinding toko, hihi. Alhamdulillah berarti permainan kereta api, masuk di otaknya.

Untuk anak-anak yang masuk ke iqro 2 atau 3, mainan ini juga bisa diadptasi. Tulis kata misalnya kitabun, maka dari kata tersebut kita cari huruf hijaiyah yang membentuk kata tersebut berupa huruf kaf, ta, ba. 

tut tut tut.. siapa hendak mencoba...
 

Saturday, October 7, 2017

Kue Harapan

9:09 PM 0 Comments
Berbulan-bulan yang lalu, Ghaissan sering bertanya kapan ia ulang tahun. Nah, memasuki bulan Oktober dan menjelang tanggal 7, udah mulai dijelaskan  kalau sebentar lagi Ghaissan masuk usia 5 tahun artinya Ghaissan bukan lagi anak bayi. Harus lebih baik budi.

Beberapa hari sebelum tanggal 7 Oktober juga, hampir tiap malam Emak bilang ke si Entong.. "5 tahun yang lalu, bunda jam segini udah sakiit banget perut nak,  sakit di perut Bunda tanda Ghaissan mau keluar. perut Bunda juga udah besar.". 

Pada tanggal 6 juga saya sempat bilang. "Ini waktu jam 12 gini, 5 tahun yang lalu, Nek masak soto enak banget nak.. abis makan soto,  trus ada kaya pipis keluar, bunda kira bunda ngompol taunya kata Nek itu air ketuban, tanda Ghaissan mau lahir. Nek nyuruh Wa Ajid dateng cepet-cepet, Abi bawa bunda pakai mobil Wa Ajid. Bunda pergi ke rumah sakit sambil megangin perut bunda yang tambah sakit". Entong pun cuma melihat Emak serius, entah apa yang ada di fikirannya.

Bagi saya pribadi, hari lahir hari yang harus diingat selalu, termasuk menanamkannya kepada anak. Bukan untuk sebuah perayaan-perayaan tapi lebih kepada bagaimana ia kelak menghormati perjuangan orang tua dan orang di sekililingnya. Dan lebih dari itu, hari lahir harus mengingatkan ia tentang perjanjiannya dengan Alloh Sang Maha Pencipta.
 
7 Oktober 2012. kurang lebih jam 10 siang Ghaissan lahir ke dunia, disambut dengan tangis haru Bunda, Abi dan juga Nenek yang menunggu di ruang persalinan dan  berharap kebaikan untuk ia kelak. 

Saya pun mulai jatuh cinta.

Teringatlaaah dengan sebuah nyanyian syahdu..

First time I saw my son, I knew I was in love
Because he was the gift I got from somewhere up above
O wow, o yes, o joy, so joy right here in my arms
He looks at me, I can see he's showing all his charms
Can't remember what I do before I saw his face
But now he's here and I can feel his amazing grace

(Lisa ono - My Boy)

Kini 5 tahun itu telah berlalu. Lusa kemarin Ghaissan bilang, "Bunda buatin Ghaissan kue yang besar lah..", emak cuma mengangguk. sambil senyum senyum kecil hihi

taraa inilah kue harapan untuk Ghaissan dari abi dan Bunda




Kue ini sebenarnya adalah kue dari karton yang di hias. Cara pembuatannya pertama kali saya buat lapisan untuk  luar kue. Lalu dilem dan digunting untuk kue penuh (bagian dalam). Sisakan ruang untuk memasukkan kata-kata (karton biru) yang menjadi kata-kata harapan. 

Secara sederhana ini kue punya filosofi tersendiri.. hihihi tapi ya saya bilangnya bukan filosofi ke Ghaissan, dia belum menegrti. saya hanya menjelaskan :

Di lapis pertama tertulis anak yang sholih semoga Ghaissan yang utamanya menjadi anak yang sholih, sudah mulai belajar sholat pelan-pelan, lebih rajin lagi baca iqro-nya. 
Yang kedua baik budi, untuk orang orang di sekililingnya, untuk dirinya sendiri. saya gambarkan mobil dan mainan lego-legonya, Contoh kecilnya ghaiisan harus bertanggung jawab beresin mainan sendiri. 
Di lapis ketiga, Ghaissan menjadi penyayang, ya saya gambar miniatur wajah adek. karena abang adek ini memang sering rebut-rebutan, berantem dsb. Ya tentu, selain ke adek, Ghiasan harus penyayang ke semua orang, kurangin marah-marahnya.
Di lapis ke empat, semoga ghaissan sehat dan ceria. kalau ghaissan sehat semua, ghaisan bisa ngapain aja yang ghaisan mau. Lalu ceria.. iya biar ghaissan gak sering marah-marah gak sering merepet (ngomel terus-terusan). 
Yang terakhir, Ghaisan harus lebih rajin lagi belajarnya. suatu saat Ghaissan akan sekolah, baik di sekolah dan belajar sama bunda ghaisan harus rajin belajar. insyaAlloh bunda nanti akan bikin mainan-mainan buat Ghaissan.

Itulah bahasa harapan yang saya gambarkan secara sederhana dengan bahasa anak-anak. semoga Ghaissan faham. Dan 5 tahun ini membuat ghaissan menjadi anak yang lebih baik lagi.
Entong masih bayi

Ameer Ghaissan Safaraz.
Pemimimpin, yang rupawan dan dihormati. 
Semoga Ghaissan  menjadi tauladan untuk adik-adiknya dan orang-orang lain kelak. Harapan kami sebagai orang tua  yang tersirat dalam pemberian sebuah nama.

Semoga sisa usia berkah yah Entong... Bunda sayang Ghaissan mengelilingi dunia akhirat.. InsyaAlloh..


-Emak yang mulai baper anaknya bukan bayi lagi..





Wednesday, October 4, 2017

Puzzle Iqro, Menuju Iqro 2

6:10 AM 2 Comments
Walaupun pergi ngajinya byar pet byar pet, entar ngaji, ntar ga, dikarenakan berbagai alasan. Akhirnya si Entong mulai baca EBTA untuk kenaikan Iqro 2. Ini anak sebenarnya cepat dalam hafal, tapi kalau diperhatikan sering kurang fokus kalau di pengajian, asik lihat-lihat kawannya yang berlalu lalang. 

Saya sebenarnya tidak mengharuskan Ghaissan cepat naik ke Iqro selanjutnya, tapi harapan saya yang penting dia bisa melafadzkan huruf-huruf hijaiyah dengan sebenar-benarnya. Maklum saya memang dari kecil punya keterbatasan, bicara dan pelafalan saya termasuk cadel. Jadi kalau untuk mengajarkan huruf hijaiyah yang benar saya agak grogi hihi.

Nah, ada permainan yang saya adaptasi dan pernah saya lihat waktu blogwalking, blognya orang luar, saya lupa di blog apa tepatnya. Yang saya ingat, pemilik blog tersebut membuat puzzle dari stik eskrim. Saya adaptasi untuk membantu proses ujian Ghaissan ke Iqro 2. 

Cara membuatnya gampang saja. Pertama saya dempetkan 3 stik eskrim. Saya tulis huruf-huruf hijaiyah dengan spidol warna warni. Huruf hijaiyahnya saya buat acak. 3 stik eskrim itu memuat dua  huruf hijaiyah.

Nah jadi deh puzle.

o iya, karena keterbatasan warna spidol, saya hanya memakai sedikit warna, jadi ada kekhawatiran Ghaissan atau bahkan saya hihi, susah untuk menyusunnya, terutama di stik eskrim pertama karena penuh tanda / (fatah). Jadi untuk menyiasati ini, dibelakang stik ini saya beri tanda dengan penomoran yang sama untuk satu kelompok (terdiri dari 3 stik eskrim). Alhamdulillah Ghaissan senang dan semangat belajar sambil bermain puzle ini.

Permainan ini sangat irit. saya hanya mengeluarkan kurang lebih Rp. 3.000,- untuk 50 stik eskrim.

Selamat mencoba.

Monday, October 2, 2017

Tutorial Bunga Tumpuk

3:40 AM 3 Comments



Yak, pada dasarnya entah kecentilan entah apa, kalau ada yang pesen jilbab di toko saya. Saya bikinin design yang special tergantung maunya pelanggan, termasuk bagian perintilan. Nah perintilannya ini, kalau udah pernah dibuat rasanya males untuk mengulang di jilbab yang selanjutnya.
Tutorial kali ini kita bahas bunga merah.. semacam red flower gitu laaah emang red flower mah bunga merah haha, gak tau juga mau namain bunga ini apa.

Ini biar cepet jadi aja, membuat bunga yang simple tapi model tumpuk. Jadi dasar-dasar simple membuat bunga dari kain perca tapi banyak model.
Ini dia langkah langkahnya :


1) Potong kain bertekstur (saya pakai brokat) sebanyak 6 potong. Potong melingkar kurang lebih diameternya 8cm. Potong kain polos (saya pakai asian text) sebanyak 4 potong. Potong melingkar dengan diameter kurang lebih 8 cm juga. Gak harus melingkar sempurna juga gak apa ya
2) Pertama ambil kain brokat. Lipat menjadi dua sehingga membentuk setengah lingkaran
3) Jahit dengan jahit tangan dari ujung sampai ke ujung lainnya, lalu tarik (jangan diikat)
4-5) Ambil brokat lain, masukkan benang yang tadi, lakukan hal yang sama seperti no 4. Lakukan sebanyak 4 kali lagi sehingga total mahkota bunga ada 5. Lalu tarik, rapikan. jahit mati dengan menggabungkan mahkota awal dan akhir.
6) Ambil kain polos yg telah dipotong. Lipat dua kali hingga membentuk 1/4 lingkaran. 
7) Jahit dr ujung melingkar, sampai ke ujung lainnya. Tarik
8) Ambil potongan kain polos lainnya masukkan benang yang tadi, lakukan hal yang sama seperti nomor 7 . Lakukan sebanyak 3 kali lagi sehingga jumlahnya 4 mahkota kecil .
9) Tarik, rapikan, jahit mati dengan mengabungkan mahkota kecil awal dan akhir.


10-12) ambil satu potong kain brokat yang bersisa. lakukan hal yang sama sepeti no 6. hanya saya setelah itu ujung yang kanan ke depan, ujung kirinya ke belakang sehingga membnetuk kerucut. 
13-14) gabungkan kelopak besar, kelopak kecil, dan bagian yang kerucut paling atas. jahit.
15) lem bunga tersebut dengan kain keras untuk alas.\
12) jahit pada jilbab yang diinginkan atau bisa juga untuk bros


selamat berbunga bunga
eh selamat mencoba... 

Friday, September 29, 2017

Ghaissan dan Untanya (Mengenal Hewan dan Tempat Tinggalnya)

3:56 PM 0 Comments


Sepertinya memang terlihat biasa kalau ada anak seumuran mereka (Ghaissan berumur hampir 5t, dan Qaysarah 3t) ketika ketemu mainan terlihat histeris. Iya Ghaissan dan Qaysarah begitu. Masih dalam taraf bisa dikendalikan sih, asal orang dewasa yang dampingin mereka tegas saja mana yang boleh mana yang tidak. Tapi saya termasuk orang yang senang membelikan mereka mainan yang bermanfaat sebagai penunjang mereka belajar.

Memang mainan hewan ini sebagai miniatur atau gambaran-gambaran dari hewan-hewan yang tinggal atau pernah tinggal di bumi. Tapi tidak ada satu niat pun untuk mengagungkan karya selain karya Alloh. Hal ini semata untuk mereka belajar saja, mempelajari binatang-binatang dan alam yang pernah atau belum mereka lihat. Sebagai ilmu baru untuk mereka. 
Saya termasuk yang setuju dengan boleh memainkan mainan miniatur hewan, dengan niatan miniatur mainan hewan ini sebagai pembelajaran. Bukan untuk dipuja.

Sehari sebelumnya saya menemukan water beads. Kelereng air. Iya mereka sering heboh lihat ini mainan. Esok harinya setelah water beads mengembang kepikiran deh buat bikin pelajaran ini.


Saya mulai menggambar pemandangan. Lalu tugas mereka adalah mengelompokkan mana hewan yang hidup di perairan mana hewan yang hidupnya di daratan. Alhamdulillah Qaysarah yang baru 3t sudah bisa mengelompokkan binatang-binatang sesuai habitatnya, walaupun banyak di antaranya hewan tersebut belum pernah ia temui, hanya di cerita-cerita yang ia tonton atau yang orang tua ceritakan saja. Mana mungkin Qaysarah di usianya yang baru 3t bisa lihat dinosaurus secara langsung, kalau kura-kura sih mungkin masih bisa hihi..

Ada kardus tak terpakai, saya bilang ke mereka ceritanya hujan turun, nanti hewannya kebasahan. Jadi Qaysarah sibuk masukin hewan-hewan kecil itu ke dalam gua yang terbuat dari kardus. Semua hewan masuk semua. Ghaissan sempet nanya sih, kenapa hewan ini gak makan hewan ini, "iya nak, ceritanya sekarang hari perdamaian " hihi.. iya berarti dia udah mulai ngerti bahwa hewan ada yang memakan hewan lainnya.

Ghaissan membawa unta, menunjukkannya ke saya. "Bunda kalau ini dia hidupnya di mana?" "Dia hidup di padang pasir nak". "Kenapa ada ini nya?" (sambil nunjukkin punuk) . "Ini buat dia menyimpan air banyak-banyak karena padang pasir itu tempatnya panaaaas sekalii" jawab saya.

Ghaissan meletakkan unta di atas karton datar yang dia bilang itu layaknya padang pasir. saat Qaysarah sibuk memasukan binatang yang 'ceritanya' kehujanan ke dalam gua. Ghaissan sibuk mengambil kertas, menyoret kertas dengan pensil warna dan mulai menggambar. "Ghaissan bikin apa nak?" dia menjawab bikin matahari, mataharinya besar sekali makanya panas. alhamdulillah dia mulai bisa mengaitkan persebaban alias sebab akibat. 
dia menempelkan gambar matahari yang ia buat di etalase kaca (kami mah seringnya belajar di toko, maklum kontraktor ruko -orang yang masih ngontrak- haha). lalu ia mulai main main dengan untanya.

Alhamdulillah, segala ciptaan Alloh itu membuat manusia belajar lebih banyak, terutama untuk keagungan dan karyaNya yang siapapun tidak dapat menandingiNya. 




Thursday, September 28, 2017

Dasar Menjahit Lingkaran 2 (Tutorial Membuat Cempal)

4:52 PM 2 Comments
Lanjut ke tutorial melingkar yang sebelumnya saya tulis di postingan sebelumnya ya... Tutorial kali ini merupakan project yang dilakukan pada NEP pertemuan ke dua. Tutorial kali ini akan membahas bagaimana membuat cempal, apadah ya bahasanya? hihi, mungkin bisa dibilang sarung tangan tahan panas.
Yang beredar dipasaran, umumnya berbentuk tangan dan juga kotak. Untuk kali ini saya buat berbeda karena menyesuaikan dengan tema. Sebenarnya tutorial kali ini mirip dengan tutorial membuat tatakan gelas. Bedanya hanya pada beberapa lapisan  yang dipakai. Untuk lebih jelasnya simak tutorial berikut ini.




1. Cetak pola lingkaran seluruhnya, sesuai dengan yang kita butuhkan, untuk bagian utama
2. Cetak pola 2/3 lingkaran untuk kantong tangan bagian depan. 
3. Sekarang kita memiliki dua pola.
4. Taruh pola 2/3 lingkaran di atas kain, beri kampuh (lebih kain untuk menjahit) disekelilingnya, kurang lebih kampuh yang saya pakai 1/2 inch lalu digunting. Setelah itu buat dua lingkaran penuh pada kain dengan pola lingkaran penuh dengan kampuh 1/2 inch. Lalu gunting.
5. Kita memiliki 2 kain lingkaran penuh, 1 kain 2/3 lingkaran. Setelah itu potong kain seukuran 15cm x 6 cm. 
6. Taruh pola lingkaran penuh di atas busa tipis, tandai TANPA diberi kampuh. potong.
7. Lakukan hal yang sama untuk 2/3 lingkaran.


8. Ambil satu kain lingkaran penuh. tempelkan busa tipis yang dicetak tadi. Jahit variasi yang diinginkan. Tujuannya agar busa tipis menempel dengan kain. Sisihkan. Sebut saja bagian ini bagian A.
9. Ambil kain 2/3 lingkaran berikut busa tipis yang dicetak tadi. Lakukan seperti no 8. Sebut saja bagian ini bagian B.
10. Terlihat pada bagian belakang yang telah kita tempelkan dengan busa
11. Lipat atas bagian B ke dalam, beri pentul.
12. Jahit atas bagian B tersebut.
13. Sisihkan  bagian A dan bagian B. Bagian C adalah kain lingkaran penuh tanpa busa
14. Jahit bagian persegi panjang yang berukuran 15cmx6cm tadi. Gunakan ini sebagai tali untuk mencantolkan cempal.
15. Jahit tali tersebut di bagian A  (kain lingkaran penuh yang telah ditempeli busa tipis) dengan posisi tali seperti gambar pada gambar nomor 15.
16. Posisikan kain C (kain tanpa busa) paling atas, kain B (kain 2/3 lingkaran yang sudah menempel busa), dan paling bawah kain A. (kain lingkaran penuh yang sudah menempel busa juga tali).
17. Jahit melingkar ketiganya
18. Sisakan bagian untuk membalik kurang lebih 5cm.
19. Gunting kampuh luar jahitan dengan gunting bergerigi dengan catatn jangan sampai kena benang yang jahitan. Tujuannya agar pada saat membalikkan kain, tidak menjadi kotak kotak dan lingkaran punterlihat  melingkar seutuhnya. Apabila tidak punya gunting gerigi bisa juga dengan cara menggunting rumbai rumbai sekelilingnya berjarak 1cm dengan gunting biasa.
20. Balikkan kain. Masukkan bagian yang terbuka (tempat membalikkan kain) lalu jahit melingkar cempal yang kita buat tadi
21. cempal siap digunakan.


Cempal kalau di sekitar Banda Aceh 15-20rb-an loh. Kalau menjahit sendiri lebih hemat bukan?

Mari masak Mak-Emak...


Wednesday, September 27, 2017

Dasar Menjahit Lingkaran ( Tutorial Menjahit Tatakan Gelas)

4:09 PM 0 Comments

NEP batch 2 pertemuan ke dua beberapa pekan lalu, saya isi dengan dasar-dasar menjahit lingkaran / dasar menjahit lengkung. Saya buat dua project yang dibuat pada saat itu  yaitu  tatakan gelas dan sarung anti panas (cempal).

Berikut ini tutorial menjahit tatakan gelas :


  • 1.       Buat pola lingkaran yang diinginkan . sematkan pola tersebut dengan pentul, di atas lembar kain yang ditumpuk (agar sekali jalan pengguntingan).
  • 2.       Beri kampuh (kain lebih untuk jahitan ) kurang lebih ½ inch. Beri tanda. Lalu gunting.
  • 3.       Letakkan pola lingkaran, diatas busa tipis. Lalu jiplak pola tersebut TANPA diberi kampuh
  • 4.       Letakkan busa tipis tersebut di tengah-tengah satu helai kain yang telah dipotong tadi.letak busa di kain buruk (di bagian bawah kain). Jahit variasi (boleh zigzag atau lurus) bentuk apa saja (kalau saya bentuk +) . Jahit ini bertujuan untuk menempelkan atau menyatukan  satu lembar kain dengan busa agar mudah untuk proses selanjutnya.
  • 5.       Ambil kain yang telah dipotong lainnya. Letakkan kain bagus dengan kain bagu (depan bertemu depan). Jahit melingkar, dengan melebihkan kampuh ½ inch. Pada proses ini jangan dijahit melingkar semua  sisakan kurang lebih 4-5cm, untuk membalikkan bahan.
  • 6.       Setelah itu  gunting zigzag  dengan menggunakan gunting bergerigi  kain tersebut. Tips : kalau tidak punya gunting bergerigi, gunting kecil-kecil (seperti kita membuat rumbai rumbai). Jangan sampai terkena benang yang telah kita jahit tadi.
  • Nah, kenapa harus digunting zigzag? Atau digunting rumbai? Ketika kita membalikkan jahitan, jahitan yang telah dibalikkan tadi tidak berbentuk garis-garis atau kotak dan terlihat melingkar sempurna.
  • 7.       Balikkan jahitan tersebut. Setelah dibalik, masukkan dan rapikan sisi yang belum terjait. jahit melingkar kembali kecil kecil. Tatakan gelas pun siap untuk dipakai.


Selamat mengopi.. hihi..

  

[Resensi Buku Anak] Benda-benda yang Bisa Mulur & Mengerut

3:49 PM 0 Comments


Judul Buku          : BENDA-BENDA YANG BISA MULUR & MENGERUT
Penulis                  : Kee Hwa Jang
Ilustrator             : Soon Young Kim
Judul Asli             : It Streches and Shrinks
Penerjemah        : Rosi L. Simamora
Penerbit               : PT. Gramedia Pustaka Utama
ISBN                      : 978-979-22-6108-0
Diterbitkan pertama kali oleh PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, September 2010

“Tahukah kau ada benda-benda yang bisa mulur dan mengerut? Sol Sepatu, sarung tangan karet juga ketapel adalah contoh-contohnya.”
“Bisakah kau menyebutkan apa lagi? Yuk kita mengenal benda-benda lain yang bisa mulur dan mengerut.”

Benda-benda yang bisa mulur dan mengerut banyak terdapat di kehidupan kita, di rumah, di sekolah, di tempat bermain, dan di sekeliling kita. Untuk mengenalkan benda-benda yang bisa mulur dan mengerut kepada anak, inilah buku yang tepat.
Buku ini adalah buku Seri Ilmuan Cilik yang diterbitkan oleh PT. Gramedia Pustaka Utama. Seri Ilmuan Cilik mengajak anak-anak bertualang sambil bercerita lewat cerita sehari-hari yang konyol.
Buku ini bisa dibaca oleh segala usia, terutama anak-anak. Dengan ilustrai yang menarik, buku ini membuat para pembaca mudah sekali memahaminya. Ilustrasi yang besar-besar dengan penggambaran karakter yang lucu mudah difahami anak. Tulisan yang terdapat dalam buku ini pun singkat-singkat, sehingga anak usia dibawah lima tahun pun, atau anak-anak yang belum bisa membaca, dapat membaca lewat ilustrasi menarik yang pada akhirnya mudah untuk difahami.

Isi dari buku ini sangat relefan dengan kehidupan anak, benda benda yang mulur dan mengerut digambarkan banyak terdapat di rumah dan di tempat tempat bermain anak. Seperti sol sepatu, sarung tangan karet, pegas  pada tempat tidur, karet di celana ayah, dll.
Bagi saya, sebagai pencerita bagi dua orang anak saya yang balita dan belum bisa membaca, bagian yang paling saya suka adalah ketika menerangkan karet di pinggang celana ayah dan pegas pada tempat tidur. Anak-anak saya tertawa riang, ketika mereka saya suruh untuk mempraktekan apa yang ia lihat dan ia dengar dari cerita saya tentang buku ini.
PhotoGrid_1497569584346.jpg
Saya menyuruh mereka berdiri lalu saya menarik karet dipinggang celana tidur mereka. Mereka tertawa sambil mendengarkan pengertian tentang benda benda yang dapat mulur. Lalu, saya juga menyuruh mereka untuk lompat-lompat di kasur berpegas. Toong-toing. Mereka tertawa. Saya jelaskan kembali, di dalam tempat tidur yang mereka lompati terdapat pegas. Pegas tersebut dapat mengerut dan kembali seperti semula jika tidak dilompati. Di dalam buku ini juga, dijelaskan akibat yang bisa didapatkan apabila terlalu sering loncat di atas kasur yang berpegas.
Selain itu masih banyak lagi benda benda yang bisa mulur dan mengerut yang dijelaskan di buku ini, dengan bahasa yang sederhana, gambar-gambar yang ekspresif, dengan perpaduan warna yang menarik dilihat oleh anak.
Selain penjelasan tentang benda benda yang bisa mulur dan mengerut, buku ini juga menyertakan evaluasi. Di dalam buku ini ada gambar seorang anak yang sedang duduk di antara benda-benda yang berserakan di sekelilingnya. Tugas anak yang membaca atau mendengarkan cerita, adalah menebak benda-benda apa saja yang bisa mengulur atau mengerut.
Saat bagian evaluasi ini dibacakan kepada dua anak saya. mereka pun berlomba-lomba untuk menyebutkan benda-benda yang bisa mulur dan mengerut yang terdapat dalam gambar evaluasi tersebut, seru kan?
Sampul buku ini sangat ekfresif, ceria, penuh warna dan juga merupakan jenis sampul hard cover. Namun bagi saya ada yang sedikit kurang, seri ilmuan cilik ini tidak dituliskan rentang usia  yang kira-kira efektif untuk pembaca buku ini. Jadi menurut saya, lebih bagus lagi apabila Seri Ilmuan Cilik, dibuatkan level sehingga apabila orang tua membeli buku ini, walaupun di segel,  orang tua dapat menyesuaikan dengan usia anaknya.
Dari 1-5 bintang, Saya beri 4,5 bintang untuk buku ini.
Selamat membaca dan bercerita!

[Resensi Buku Anak] Ayo Berkreasi Menyambut Hari Raya Islam

3:41 PM 0 Comments
Judul                     :  Ayo Berkreasi menyambut Hari Raya Islam
Penerbit              : Erlangga for Kids
Penulis                 : F.F.A Riyadi
Tim Kreatif          : Nabila, Sari, Reri S.R.
Editor                    : Kiki Sulistiyani
ISBN                       : 979-781-113-1
32 Halaman


Siapa yang tidak senang menyambut hari raya islam, anak-anak sampai orang tua. Hari dimana silaturahmi dan takbir berkumandang. Anak-anak suka cita, orangtua penuh senyum di wajahnya. untuk menyambut hari besar itu, bisa kok kita buat banyak hiasan dan aneka kreasi yang dapat sama-sama kita buat bersama si kecil.

“Dari buku ini, kamu pasti akan mendapatkan banyak ide-ide kreatif membuat prakarya yang bernafaskan Islam! Ditemani Uli si Unta dan Doli si Domba, kamu akan diberi petunjuk satu per satu bagaimana membuat berbagai hiasan indah yang ternyata sangat mudah dan sangat istimewa.”

Buku ini merupakan satu dari sekian banyak seri Ayo Berkreasi yang diterbitkan oleh Erlangga for Kids. Buku yang penuh dengan taburan bintang, bisa kita lihat dari mulai cover yang sangat menarik dan juga hampir di setiap halaman. kalau saya lihat cover ini, pikiran saya menjelajah kepada masa-masa kecil saya ketika handphone belum ada. Menunggu pak pos tiba, tukar-tukar kartu lebaran bersama teman-teman. Walaupun ada sebagian kartu pos yang diterima, merupakan kartu pos percetakan, tapi ada juga beberapa yang merupakan kartu-kartu lebaran hasil kreasi sendiri.

Dari buku ini, mengasah pembaca untuk bukan saja membuat kreasi-kreasi kartu tapi juga hiasan-hiasan yang dapat kita taruh di sudut-sudut rumah. Seperti ketupat warna-warni yang bisa kita taruh di dinding atau di parcel lebaran, beduk kecil yang bisa kita taruh di meja tamu, atau juga rantai bulan-bintang yang bisa kita taruh di depan kamar si kecil.
Kreasi ini juga sebenarnya bisa mempunyai nilai edukasi tersendiri untuk anak-anak yang belum faham betul apa itu hari raya agama Islam. Membuat mereka lebih semangat untuk menyambutnya. Di dalam buku ini terdapat enam belas (16) contoh kreasi untuk menyambut hari raya Islam. Selain itu di dalamnya juga terdapat dua halaman sticker yang bisa dikreasikan bersama kreasi yang kita buat. Untuk anak-anak saya yang masih balita dan belum banyak bisa berkreasi dengan bentuk-bentuk sempurna, sticker ini menjadi ‘hadiah’ yang cukup menarik di buku ini.
Bentuk dari stickernya sangat lucu, ada masjid, bunga, ketupat, unta, domba dan banyak hal yang berkaitan dengan sesuatu yang mencirikan keIslaman dan ketimurtengahan.
Seperti layaknya buku tutorial, didalam buku ini ditampilkan bahan apa saja yang diperlukan untuk membuat suatu kreasi dan juga cara lengkap dengan ilustrasi-ilustrasi yang mendetail. Untuk anak usia sekolah dasar, ilustrasi ilustrasi yang diberikan cukup jelas dan sederhana.

Sedangkan, untuk usia pra sekolah, membentuk aneka kreasi seperti bebek, domba, untua, rumput mengajarkan mereka untuk menambah kosa kata dan nama-nama hewan. Sebagai orang tua kita juga bisa menjelaskan tentang ekosistem tersebut, contohnya, di mana biasanya domba hidup, di mana biasanya unta hidup dll.
Kreasi-kreasi yang menarik ini juga bisa dijadikan kegiatan yang positif saat bulan ramadhan lho, apalagi saat menunggu adzan Magrib berkumandang. Atau yang biasa disebut dengan ngabuburit.
Dari sekian banyak contoh kreasi yang disajikan di buku ini, semuanya terlihat menggunakan barang-barang baru. Padahal bisa juga memanfaatkan kreasi-kreasi daur ulang yang bisa kita manfaatkan dari barang-barang bekas di rumah semisal kardus susu, perca kain dsb.
Foto-foto asli yang disajikan di buku ini jg sangat bagus dan menarik. bagi saya buku ini sangat semarak, mengingatkan bahwa waktu hari raya agama islam adalah waktu-waktu yang sangat spesial.
Dari lima bintang saya kasih 4 bintang untuk buku ini.
Sebentar lagi hari raya umat islam akan tiba. Tertarik untuk mencobanya?

Tuesday, September 26, 2017

[Resensi Buku Anak] Sumayyah binti Khabath Syahidah Pertama

3:01 AM 0 Comments
Judul                     : Sumayyah binti Khabath Syahidah Pertama
Penulis                 : Ridha Anwar
Editor                    : Yani
Ilustrasi                : Pixelmint
Penerbit               : Gema Insani
ISBN                      : 978-602-250-0834
Cetakan Pertama, Jumaidil Awwal 1434 H – Maret 2013 M
PhotoGrid_1498088589883
24 halaman
Ketika bermunculannya karakter super heroes atau karakter fantasi anak yang akhir-akhir ini banyak digandrungi, pengenalan tokoh-tokoh nyata dalam dunia keislaman di zaman Rasulullah sangatlah perlu. Untuk mengimbangi apa yang mereka lihat dan mereka tonton pada saat ini.

Mungkin bagi sebagian orang, anak-anak atau pun dewasa, termasuk saya ūüėÄ , belum mengetahui siapakah sebenarnya bunda Sumayyah dan perjuangann yang telah dilakukan olehnya.
Buku ini merupakan satu dari sepuluh (10) buku yang merupakan seri dari kisah shahabiah yang diterbitkan oleh Gema Insani. Ketika membeli buku ini, puteri bungsu saya menjatuhkan pilihannya kepada buku ini. Memang pilihan yang tepat, buku ini  selain bisa dibaca untuk anak usia sekolah, bisa juga untuk anak saya yang usianya masih di bawah lima tahun.
Setiap halaman memuat ilustrasi yang besar memenuhi setiap halamannya. Tulisan yang disajikan tidak terlalu banyak, sehingga untuk anak-anak usia pra sekolah, dapat membaca gambar di dalam buku ini. Tentu dengan bantuan orang tua atau orang dewasa yang dapat menjelaskannya.
Buku ini pun dimulai dengan alur cerita masa kini. Komunikasi anak-anak sekolah sehabis pulang sekolah. Layaknya anak-anak yang dapat menceritakan kembali apa yang orang tuanya ceritakan, si dalam buku ini terdapat alur cerita ke masa silam membawa cerita tersendiri kepada keluarga Summayah yang diuji keimanannya.

Banyak pesan moral yang bisa kita ambil hikmah dibuku ini,  tentu hal ini  butuh penjelasan dari orang tua atau dewasa yang membacakan untuk anak-anak usia pra sekolah.  Hikmah di dalam buku ini adalah mengenai kasih kepada sesama dan tentang perjuangan keimanan seorang muslim.
Walaupun buku ini merupakan buku dari seri kisah shahabiyah, bukan berarti anak putera tidak bisa membacanya lho.. di dalam buku ini bukan hanya digambarkan komunikasi anak-anak perempuan tetapi juga anak laki-laki dengan teman seusianya. Ini berarti bahwa Anak-anak laki-laki pun bisa ikut membacanya. Jadi buku ini bukan buku yang ‘perempuan’ sekali.

Monday, September 25, 2017

Tas Serut Sederhana

9:10 AM 0 Comments
Anak memang menjadi inspirasi seorang ibu berkarya. Seperti halnya Ghaissan yang beberapa bulan lalu dibelikan tas ransel untuk pergi mengaji, tas ransel tersebut hanya bertahan beberapa hari. Harus direlakan karena tertinggal di angkot, Emak pun gak sadar karena saat itu bawa tiga anak hihi.
Lalu mulailah cari model tas yang benar-benar simple dan bisa dibuat dari bahan bahan yang ada di rumah. 

Menjahit tas ransel serut ini juga yang menjadi tema NEP di pertemuan pertama..
Jahit model sederhana  ini bisa dilakukan dengan waktu kurang dari 30 menit. Karena pada dasarnya menjahit tas model serut ini hanya menggunakan tekhnik dasar menjahit lurus.



Bahan  yang diperlukan : 
kain  (bisa kain yang sudah tak terpakai )
tali , bisa tali sumbu / tali kur , tali rajut kaos tyarn (saya menggunakan tyarn )


Berikut cara yang saya gunakan saat menjahit tas ransel serut sederhana ini.


1. Potong kain dengan ukuran 88cm x 35 cm
2. Beri garis bantu bantu 6 cm kiri dan kanan . 6 cm di setiap sisi kanan dan kiri digunakan untuk kampuh jahitan yang akan dilipat untuk bibir tas. 
3. Beri tanda dua cm di kanan kiri, atas bawah seperti tanda merah point no 3. Dua cm ini akan digunakan untuk melipat tempat keluar masuk tali agar terlihat rapi


























4. setelah diberi tanda dan digunting, 2cm yang tadi dilipatt ke bagian dalam. lakukan untuk setiap kanan kiri, atas dan bawah seperti gambar nomor 4.

5. setelah itu lipat kembali kampuh 6cm  masing-masing kanan dan kiri tadi sebanyak dua kali lipatan. seperti pada gambar nomor 5.


6. Potong kain ukuran 6cmx6cm sebanyak dua buah. potongan kain ini nantinya digunakan untuk kaitan tali di pojok bawah kanan dan kiri tas. 
7. Lipat sisi kain yang kiri dan kanan ke tengah. 
8. Lipat kembali sehingga masing-masing kiri dan kain lipatan bertemu. Lalu dijahit.


9. Pertemukan kain bagus dengan kain bagus. Masukan potongan kecil kain yang tadi dijahit di antara kain bagus yang berhadapan . Lakukan seperti pada gambar. Jahit bagian sisi dari atas ke bawah dan lakukan hal yang sama untuk sisi selanjutnya 
10. balikkan kain lalu akan terlihat seperti gambar.

Cara memasukkan tali pada dasarnya hanya membutuhkan  satu tali saja. Lihat alur memasukkan tali seperti gambar di bawah ini 




Selamat berkarya ...