instagram

@soratemplates

Sunday, February 3, 2019

Cara Belajar Mengenal Huruf dan Menyusun Kalimat Ala Ghaissan

Ghaissan akan memulai babak baru dalam hidupnya yaitu memasuki dunia Sekolah Dasar (SD). Sudah menjadi rahasia umum, kisi-kisi dari test masuk SD di beberapa tempat di antaranya adalah test baca dan menulis. Suka tidak suka, mau tidak mau, setelah mereka memasuki masa Taman Kanak-kanak tuntutannya seperti itu, kalaupun meng-unschool-kan anak rasanya saya masih belum sanggup, dan memilih untuk melanjutkan pendidikan Ghaissan di sekolah formal. 

Oleh karena itu, memasuki semester kedua ini, saya cukup menaruh perhatian perkembangan kemampuan Ghaissan untuk point ini. Di semester pertama, saya cenderung agak santai tentang kemampuan membaca dan berhitung Ghaissan. Biarlah ia menikmati adaptasi terhadap sekolahnya dan teman-temannya (karena saya memasukkan Ghaissan langsung di TK B), biar ia menikmati betul keceriaan dan semangat memasuki TK. Namun, sesekali saya mengenalkan ia  dengan beberapa huruf.



Kembali lagi ke masalah belajar huruf dan menyusun kalimat ini, saya membelikan Ghaissan buku aktivitas yang di dalamnya ada gambar yang harus diwarnai, di bawahnya ia harus membuat satu kata benda yang ia warnai tadi dengan menyambungkan titik-titik yang ada. luar biassa bosannya dia,  belum juga ia menyelesaikan baris kedua, langsung teriak capek, gak suka dsb. Walaupun ia tuntaskan tugas yang saya berikan, namun dengan sangat terpaksa.

Ia mengambil satu kertas kosong lalu mulai menggambar sesuatu yang amat ia sukai, yaitu rumah. Dari dulu ia selalu tertarik dengan hal-hal yang berhubungan dengan bangunan. Setelah itu dia menggambar beberapa orang. Dia bilang ke saya, agar saya mau membantunya untuk membuat susunan kata seperti komik. Saya yang menulis lalu dia yang membuat ide cerita. sesekali, saya benarkan apabila susunan kalimatnya kacau hihi.

Setelah itu, dia ingin gambar (atau ia menyebutnya komik) yang ia buat ia kasih judul besar-besar. Saya lalu menyuruh Ghaissan sendiri yang menuliskannya lalu saya menyebutkan huruf-huruf agar tersusun kalimat yang ia maksud. hampir semua huruf ia bisa kuasai hanya saja ada beberapa yang terbalik. Hal ini ternyata efektif, ia semangat sekali dan katanya senang bisa membuat komik bareng-bareng Bunda. Kesenangan dalam belajar ini biasanya nempel di otaknya lebih lama. Yang penting konsisten ya Ghaissan.

Cerita Ghaissan dan Bunda : "Pulang Kampung"


Yuk Ibu, jika punya anak dengan tipe seperti Ghaissan, mungkin hal ini bisa dicoba.

No comments:

Post a Comment