instagram

@soratemplates

Sunday, November 25, 2018

BPN 6 - Lima Fakta Diri Dalam Berkarya




Kebagian tugas di hari ke-6 ini akhirnya jadi bertanya-tanya apa yang menjadi fakta diri yang bisa dimunculkan di blog ini. Ya sudah deh ya, saya bahas saja yang berkaitan dengan karya.

Yuk, kita lihat apa yang pernah ada di benak pemilik www.karyaibu.com ini lebih dekat.
1    
1    1.       Cita-cita desainer

Hayo, ada yang masih kenal dengan Ida Royani? Itu tuh public figure yang multitalenta di masanya, yang dulu saya lebih mengenalnya sebagai teman main film Alm. Benyamin Sueb. Setelah berhenti dari dunia film, Ida Royani memilih untuk menjadi desainer.

Nah waktu masih SD, saya pernah bercita-cita jadi desainer juga. Saya mencoba untuk menggambar beberapa desain baju beserta surat yang saya mau kirimkan ke Ida Royani. Zaman dulu, sama sekali tidak mengharapkan uang dan juga kepopuleran. Masih kecil pulak, gak pernah tau yang kaya gituan. Semata-mata ingin dikirim ke Ida Royani karena penggemar film-film Benyamin S.  Desain sudah jadi, surat sudah ada, tapi bingung mau ngirimnya kemana. Ya kan zaman dulu belum ada internet, yang mana gak tahu sama sekali butiknya Ida Royani sebelah mana. Akhirnya niat dan keinginan hanya sebatas angan-angan. Hihi.

Semenjak itu saya bercita-cita menjadi desainer ternama. Dikabul sih sama Allah masalah mendesain, tapi ya belum ternama, hanya sebatas mendesain baju sendiri atau beberapa teman dekat. Alhamdulillah.

2    2.       Merajut karena takut lupa.

Ini yang menjadi kekhawatiran saya akhir-akhir ini. Takut mengalami pelupa dini, atau pikun di usia dini. Masalahnya setelah menikah dan beranak dua, saya merasa sering kali berjumpa orang yang menyapa saya di jalan, tapi saya benar-benar lupa nama orang tersebut dan pernah bertemu di mana dengan orang-orang tersebut. Bukan hanya di dunia nyata, di dunia maya pun ketika ada pesan masuk ke saya, saya cukup lupa. Mohon maaf untuk hal ini ya, bukan maksud untuk sombong, tapi apalah daya, ada keterbatasan akhir-akhir ini dengan ingatan saya.

Karena tahu merajut dapat mengurangi kepikunan diri, saya mulai belajar merajut. Ternyata mengasyikkan ya. Mudah-mudahan ikhtiar merajut ini benar-benar membantu saya suatu saat nanti untuk mengurangi sifat pelupa ini.

3    3.       Membuat DIY mainan anak, karena merasa ibu yang galak.

Saya mendidik anak saya, agak-agak semi militer. Saya akui, saya orang tua yang cukup keras. Menyesal? Pernah. Di satu sisi saya takut mereka jauh dengan saya, lalu saya terfikir untuk membuat mainan anak bersama mereka. Nah kembali ke masalah pelupa, agar tidak lupa saya menuliskan beberapa mainan anak-anak di blog ini.

4    4.       Lapar dan mengantuk tak produktif berkarya.

Sampai sebesar ini, saya masih sering tidur siang. Ayo siapa yang punya ‘aliran’ yang sama? Setelah perut kenyang, saya biasanya tidur siang lalu beraktifitas mulai dari urusan rumah, menulis, menjahit, itu lebih efektif setelah perut kenyang dan tidur cukup. Kalau tidak? Saya bisa berubah jadi ‘singa’ haha.

5    5.       Membalas pahitnya kehidupan.

Siapa sih orang yang tiak pernah merasakan masalah dalam hidup, malah mungkin di antara beberapa orang yang pernah mengalami masalah sampai ada yang depresi atau trauma mendalam. Saya bersyukur ada Allah Swt di kehidupan saya. saya merasa ada kemudahan saat saya berusaha untuk kembali mempelajari ilmu dibidang kerajinan tangan dan literasi. Kadang pelarian saya dari masalah di hidup saya, ya kedua bidang ini. Oleh karena itu juga saya membuat blog ini. 
Lalu rangkaian kata yang kemudian saya ingat dalam-dalam adalah :

Membalas Pahitnya kehidupan adalah dengan berkarya dalam kehidupan, berterima kasih atas kehidupan.





2 comments:

  1. Yaampun mbaaakk... Kok bisa ida royani siihh �� tp keren bgt loh faktanyaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai mba Ninin, iya mba aku penggemar film-filmnya Benyamin S makanya sosok Ida Royani yang manis jadinya begitu melekat hehe

      Delete