instagram

@soratemplates

Thursday, October 18, 2018

Pengalaman Pertama Menjadi Buzzer Mommy and Kids


Ini kali pertama saya menerima pekerjaan sebagai buzzer suatu produk. Yang saya dapatkan dari komunitas blogger. Bisa dilihat DI SINI.

Sebenarnya pekerjaan semacam ini sering saya jumpai di lingkungan teman-teman saya yang sudah lebih dulu memutuskan konsisten di dunia blogger ini. Kali ini, saya memutuskan untuk ikut serta dalam program ini karena ingin memiliki pengalaman baru dan mulai konsisten lagi di dunia blogger, yang sebelumnya saya usahakan melalui konsisten menulis di beberapa media sosial atau pun di blog saya sendiri.

Pada awalnya, saya berfikir bahwa menjadi seorang buzzer yang sekaligus blogger itu mudah sekali apalagi saat tak ada kewajiban menulis di blog, hanya mengirimkan satu foto di Instagram yang memuat pesan-pesan di dalamnya.

Kali ini, tugas saya memotret dan memberikan pesan-pesan perlindungan yang terkait dengan produk-produk Sleek. Saya memakai produk ini sudah sejak lama sebenarnya, dari anak pertama sampai anak kedua saya sudah menggunakan produk ini. Jadi saya sudah tahu bagaimana kualitas produk ini sedari dulu.

Hanya saja saat mencoba memotret saya, anak, dan produk sleek ini ternyata tak segampang yang saya bayangkan. Apalagi sedari dulu, putri saya ini perlu dirayu-rayu untuk tersenyum dan tidak merajuk. Mencoba meningkatkan mood positif di dirinya butuh waktu. Jadi beberapa kali saya coba untuk bisa dapat momen yang pas, tetap banyak gagalnya. Sampai berpuluh-puluh kali untuk menemukan satu foto yang menurut saya paling mendingan dibanding foto lain. Hihi.. 
Penuh huru-hara


Tidak seperti beberapa seleb instagram ternama yang dicurigai punya 'Instagram boyfriend'. Yang dengan setia mengikuti aktivitas dan juga pintar untuk mengambil momen yang tepat para seleb Instagram tersebut dan rela mengambil banyak foto ciamik

Lain halnya dengan saya, saya hanya mengandalkan anak pertama saya yang masih TK untuk mengambil foto, namanya juga anak-anak tentu tidak sebanding dengan orang dewasa memotret. Saat belum pas momen malah sudah difoto, saat sudah pas momen malah main-main sehingga adiknya sudah ambyar mood fotonya.. hahaha.

Lalu, saat sudah pas semuanya antara saya dan adiknya, anak pertama saya malah bercanda, sengaja memencet tombol video bukan tombol foto. Sehingga emaknya, merasakan  sampai gigi mulai kering karena senyum, tapi yang diambil ternyata video. Hihi

Begitulah, ya ternyata pengalaman menjadi buzzer suatu produk antara mommy and kids. Pokoknya sesuatu. 😂

Ini hasilnya,  jangan lupa ya untuk follow dan like di instragram saya DI SINI.



Selamat berkarya para ibu-ibu luar biasa.


No comments:

Post a Comment