instagram

@soratemplates

Friday, September 22, 2017

Cukup 15 menit Berkarya

Suatu waktu Ghaissan, anak tertua saya protes, "Bunda, kenapa kita gak pernah belajar-belajar lagi". sedikit nampar  saya, ternyata belajar ala-ala yang dulu saya buat dirindukan anak saya. Menjadi pengingat juga bahwa memang beberapa tahun terakhir saya terlalu sibuk, sehingga melupakan hal yang kelihatan kecil tapi dirindukan anak.

Walhasil, saya mulai mengatur ulang 'Jadwal Belajar' anak-anak saya ini di antara kesibukan khas ibu-ibu dan juga menjalankan usaha kecil saya. Saya fikir, waktu yang tepat untuk mereka belajar adalah waktu-waktu di pagi hari. setelah urusan kebersihan diri dan perut telah terpenuhi.
Ada waktu-waktu emas yang saya percayai akan membantu anak-anak menerima pelajaran yang akan selalu ia ingat, dan saya berfikir di 15 menit pertama lah anak-anak belajar.

Ghaissan dan Qaysarah, abang adik yang selisih umurnya hanya 19 bulan ini memiliki  kecondongan minat yang sama, bentuk, dan warna. Oleh karena itu, saya berusaha di 15 menit pertama membuat satu prakarya yang tentu saja saya isi dengan penjelasan pembelajaran sederhana.

Untuk anak saya, dengan umur yang masih sangat muda itu, saya tak mau membebani mereka dengan pelajaran njelimet  cukup pelajaran yang ada di sekitar saja, itupun biasanya dengan tema yang acak. Apa maunya anak.

Saya pun mulai mengumpulkan beberapa dokumentasi karya yang saya buat bersama anak-anak saya yang rencananya akan saya posting lebih sering di blog ini. Maklum dah emak sering lupa 😝


No comments:

Post a Comment